Single Mode vs Multimode Fiber Optic: Mana yang Tepat?
Kesalahan memilih jenis fiber optic bisa berakibat mahal — performa tidak optimal atau perangkat harus diganti. Berikut perbandingan praktis single mode dan multimode.
Single Mode (OS1/OS2)
Core-nya sangat kecil (± 9 mikron) sehingga hanya satu mode cahaya yang merambat. Hasilnya: loss rendah dan jarak tempuh sangat jauh — belasan hingga puluhan kilometer tanpa repeater. Cocok untuk backbone antar gedung, kampus, dan jalur luar (outside plant).
Multimode (OM3/OM4/OM5)
Core lebih besar (50/62.5 mikron) sehingga dapat memakai transceiver yang lebih murah. Batas jaraknya lebih pendek (umumnya ≤ 400–550 m untuk 10G), sehingga paling ekonomis untuk koneksi dalam gedung, riser antar lantai, dan data center.
Kesimpulan Praktis
Gunakan single mode untuk jarak jauh dan backbone, multimode untuk jarak pendek dalam gedung. Butuh survey jalur? Hubungi layanan instalasi fiber optic kami.
